Abstract :
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui unsur dari agen, materi, mekanisme, dan pola sosialisasi guna mewujudkan masyarakat agar lebih tertib dalam berlalu lintas.Penelitian ini mengacu pada teori evaluasi kebijakan menurut Rush dan Althoff (2002), unsur keberhasilan sosialisasi kebijakan ditentukan oleh unsur agen sosialisasi, materi sosialisasi, mekanisme sosialisasi, dan pola sosialisasi. Peneliti menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka, studi lapangan, observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik penentuan informan aparatur Dinas Perhubungan Kota Bandung menggunakan teknik purposive, sedangkan masyarakat menggunakan teknik aksidental. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi data.
Hasil penelitian menunjukan masih belum berjalan dengan baik. Dilihat dari agen sosialisasi dalam memberikan materi sosialisasi berupa nilai dan pengetahuan sudah cukup, dari mekanisme sosialisasi yang dilakukan seperti instruksi, motivasi dan imitasi sudah cukup, tetapi pada tahapan pola sosialisasi yang dilakukan untuk menindak lanjuti pelanggaran lalu lintas masih kurang, serta perlu ditambahnya organisasi kemasyarakatan untuk membantu petugas Dinas Perhubungan penyelenggaraan perhubungan.