Abstract :
Pada tahun 2017, peningkatan pajak daerah di Kabupaten Pangandaran diiringi dengan kinerja keuangan yang menurun sedangkan pada tahun 2018, di Kabupaten Tasikmalaya penurunan dana perimbangan pun tidak diiringi dengan peningkatan kinerja keuangan, akan tetapi yang terjadi adalah kinerja keuangan yang menurun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Pajak Daerah dan Dana Perimbangan terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah di Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dan verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder. Metode yang digunakan dalam pengumpulan sampel adalah sampling jenuh, dengan 27 sampel data, pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dengan menggunakan data LHP atas LKPD yang telah di audit oleh BPK Perwakilan Jawa Barat. Metode statistik yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan program SPSS 20. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pajak Daerah berpengaruh terhadap Kinerja Keuangan dan Dana Perimbangan berpengaruh terhadap Kinerja Keuangan.