Abstract :
Penelitian dilakukan pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Bojonagara, dimana jumlah restitusi PPN dan jumlah pelaporan surat pemberitahuan masa PPN merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi realisasi penerimaan pajak pertambahan nilai. Permasalahan yang terjadi dalam penelitian ini pada restitusi PPN yaitu masih banyak wajib pajak yang melakukan permohonan pemintaan kembali kelebihan pembayaran pajak dan pada surat pemberitahuan masa PPN masih ada wajib pajak yang tidak melaporkan SPT Masa PPN yang menyebabkan realisasi penerimaan pajak pertambahan nilai turun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji besarnya realisasi penerimaan pajak pertambahan nilai yang dipengaruhi oleh jumlah restitusi PPN dan surat pemberitahuan masa PPN pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Bojonagara periode tahun 2015 sampai dengan 2019.
Didalam penelitian ini mtelah menggunakan metode deskriptif dan verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Pengujian statistik yang dipergunakan adalah uji asumsi klasik. Analisis statistik yang digunakan yaitu analisis regresi linier berganda, analisis korelasi, analisis koefisien determinasi, uji hipotesis (uji t). Hasil dari penelitian ini menunjukkan jumlah Restitusi PPN dapat mempengaruhi Realisasi Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai dan Surat Pemberitahuan Masa PPN dapat mempengaruhi Realisasi Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai.