Pengaruh Inflasi Dan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (Studi Kasus Pada Kantor Direktorat Jenderal Pajak Periode 2010-2019) Total View This Week0
Institusion
Universitas Komputer Indonesia
Author
Emarina, Sari
Subject
650_Management & Auxiliary Services.
Datestamp
2021-04-14 02:40:35
Abstract :
PPN merupakan pajak tidak langsung, konsekuensi yuridis bahwa antara pemikul beban pajak dengan penanggung jawab atas pembayaran pajak berada pada pihak yang berbeda. Dan inflasi merupakan kenaikan tingkat harga secara keseluruhan dan terus-menerus. Sedangkan nilai tukar rupiah merupakan jumlah uang domestik yang dibutuhkan untuk memperoleh satu unit mata uang asing. Perlambatan penerimaan PPh Badan akibat pertumbuhan laba korporasi yang melemah, selain itu penerimaan PPN mencatatkan pertumbuhan negatif alias terkontraksi sebesar 2,9% yang mana akan berpengaruh signifikan terhadap total pendapatan Negara. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengkaji dan menganalisis besarnya pengaruh inflasi terhadap penerimaan PPN dan mengkaji serta menganalisis besarnya pengaruh nilai tukar rupiah terhadap penerimaan PPN. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode analisis deskriftip dan verifikatif dengan unit analisis yang diteliti laporan keuangan tahunan pada kantor Direktorat Jenderal Pajak dengan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sebanyak 10 sampel dari periode 2010-2019. Hasil dari penelitian ini dengan menggunakan perhitungan uji t dapat disimpulkan bahwa inflasi berpengaruh signifikan terhadap penerimaan PPN dan perhitungan dari hasil uji t dapat disimpulkan bahwa nilai tukar rupiah berpengaruh signifikan terhadap penerimaan PPN.