Abstract :
ATCS sudah diterapkan diberbagai persimpangan yang ada di Kota Bandung tercatat ada 145 perisimpangan yang ada di Kota Bandung, terdapat 73 persimpangan yang terkonek langsung ke ATCS Kota Bandung, namun tidak semua pesimpangan memiliki peerlengkapan alat yang lengkap, tercatat bahwa hanya terdapat 50 persimpangan yang di lengkapi secara Kamera, lampu lalu lintas serta pengeras suara, dan persimpangan lainnya masih belum di lengkapi di karnakan beberapa faktor, Masalah yang muncul dalam penerapan program ATCS ini adalah fasilitas sarana dan prasarana yang kerap mengalami kerusakan serta belum mampu terkoneksi ke semua persimpangan.
Penelitian ini menggunakan teori efektivitas program dari sedarmayanti (2009:60). Terdapat 4 kriteria dalam mengukur Efektivitas yaitu Input, Proses produksi, Hasil, dan Produktivitas. Metode Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi dan studi pustaka. Teknik analisa data dilakukan dengan model reduksi data, penyajian data dan verifikasi data, teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat kriteria yakni input, proses produksi, hasil dan produktivitas berjalan dengan baik dan cukup efektif, hal ini terlihat dari jumlah persimpangan terkoneksi sudah mencapai 60 %, komunikasi serta sosialisasi yang dilakukan melalui video-video yang diposting di media sosial mendapat apresiasi yang baik oleh masyarakat sehingga berpengaruh positif pada produktivitas aparatur dalam bertugas.