DETAIL DOCUMENT
Pengaruh Transparansi Anggaran Dana Desa Terhadap Public Trust Desa Wanayasa Kecamatan Wanayasa Kabupaten Purwakarta
Total View This Week0
Institusion
Universitas Komputer Indonesia
Author
Mubaroq, Ayatul Fauzy
Subject
338_Production. 
Datestamp
2021-04-27 04:29:38 
Abstract :
Transparansi diperlukan dan disyaratkan dalam lembaga atau organisasi publik apa pun yang memiliki minat pada publik, itu harus dilakukan sebagai sarana pengawasan awal atas setiap tindakan yang diambil dalam organisasi. Transparansi atau keterbukaan merupakan salah satu hal yang sangat penting bagi pemerintah desa untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat. Kepercayaan masyarakat akan meningkat jika pemerintah desa memberikan informasi yang terpercaya yang pada akirnya akan memperkuat dukungan masyarakat terhadap pemerintah. Peneliti menggunakan teori Transparansi (X) dari Kristianten (2006:73) yang terdiri dari 4 sub variabel, yaitu Kesediaan dan aksesibilitas dokumen, Kejelasan dan kelengapan informasi, keterbukaan prooses, dan kerangka regulasi yang menjamin transparansi. Selain itu, peneliti menggunakan teori Public Trust (Y) dari Moorman, Deshpande dan Zaltman (1993:82) yang memiliki 3 sub variabel yaitu Kinerja sesuai dengan harapan, Kepercayaan telah mengerjakan sesuai dengan standar dan Konsisten Metode penelitian yang digunakan peneliti menggunakan metode kuantitatif.Teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka, angket, observasi dan dokumentasi.Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat desa Wanayasa yang berjumlah 5219 orang. Sedangkan sampel pada penelitian ini yaitu 98 orang warga masyarakat Desa Wanayasa. Hasil penelitian menunjukan bahwa tanggapan masyarakat tentang variable transparansi (X) sebesar 67,66% masuk pada kategori cukup baik, hal ini terjadi karena masyarakat menilai keterbukaan proses yang dilakukan oleh aparatur pemerintah Desa Wanayasa sudah cukup baik. . Untuk variable Public Trust (Y) diperoleh akumulasi skor jawabaan responden sebesar 66,46% masuk pada kategori cukup baik hal ini menunjukan bahwa aparatur desa sudah cukup transparan sesuai dengan standar dan konsisten. Sedangkan untuk pengaruhnya sebesar 22,9%, masuk dalam kategori pengaruh yang lemah dan positif. Sisanya sebesar 77,1% ditentukan oleh faktor lain yang tidak diteliti oleh peneliti. 
Institution Info

Universitas Komputer Indonesia