Abstract :
Halte Bus Koridor Cicaheum-Cibeureum Trans Metro Bandung merupakan suatu layanan yang ada di Dinas Perhubungan Kota Bandung yang dilakukan sebagai upaya meningkatkan pelayanan dibidang transportasi darat. Namun pada kenyataannya masih terdapat permasalahan seperti banyaknya masyarakat yang lebih memilih untuk naik dan turun di sembarang tempat, karena dianggap lebih efektif, sarana prasarana yang belum maksimal, sumberdaya aparatur kurang, serta masih kurangnya sosialisasi kepada masyarakat mengenai fungsi halte tersebut. Teori yang digunakan yaitu teori ukuran Efektivitas dari Sedarmayanti dalam bukunya “Sumber Daya Manusia dan Produktivitasâ€. Menurutnya efektivitas suatu program dapat dilihat dari input, proses produksi, hasil dan produktivitas. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini merupakan observasi, studi putaka dan wawancara. Informan penelitian dalam penelitian ini yaitu aparatur Dinas Perhubungan Kota Bandung dengan menggunakan teknik purposive dan masyarakat pengguna bus Trans Metro Bandung dengan menggunakan teknik accidental. Hasil penelitian menunjukan bahwa Efektivitas Halte Bus Koridor Cicaheum-Cibeureum Trans Metro Bandung (TMB) di Kota Bandung dilihat input belum efektif karena sarana prasarana masih kurang, masih terbatasnya biaya dan SDM yang masih sedikit. Proses produksi belum efektif, karena sosialisasi yang kurang dan perlu dibenahi. Dilihat dari hasil belum efektif karena pelayanan dan produk yang dimiliki Dinas Perhubungan belum maksimal. Dilihat dari produktivitas belum efektif karena dilihat dari motivasi untuk masyarakatnya tidak berjalan.