Abstract :
Kinerja keuangan suatu perusahaan perbankan dapat dilihat dari beberapa penilaian atau rasio. Tingkat Pengembalian Aset (ROA) merupakan salah satu rasio dalam menilai kinerja dari suatu bank. Rasio ROA ini merupakan perbandingan antara total aset yang dibagi dengan laba setelah pajak. BOPO (Biaya Operasional dan Pendapatan Operasional) merupakan suatu rasi yang membandingkan total biaya operasional terhadap pendapatan operasional. Rasio Kredit Bermasalah (NPL) adalah risiko yang dihadapi oleh perbankan terhadap besarnya jumlah kredit yang diberikan kepada nasabah. Ukuran Perusahaan adalah ukuran besar atau kecilnya dari suatu perusahaan yang dapat dilihat dari total aset, total penjualan, jumlah laba dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh BOPO (Biaya Operasional dan Pendapatan Operasional), Rasio Kredit Bermasalah (NPL) dan Ukuran Perusahaan terhadap Tingkat Pengembalian Aset (ROA) baik secara parsial maupun simultan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode desktiptif dan verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah laporan keuangan perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2015-2019. Sampel dalam penelitian ini adalah 6 perusahaan perbankan. Pengujian statistik yang digunakan adalah analisis jalur (path), uji asumsi klasik, uji koefisien korelasi pearson, uji koefisien determinasi, uji hipotesis, dan menggunakan program bantuan aplikasi SPSS 26.0 for windows.
Hasil hipotesis penelitian ini menunjukkan secara simultan BOPO (Biaya Operasional dan Pendapatan Operasional), Rasio Kredit Bermasalah (NPL) dan Ukuran Perusahaan berpengaruh signifikan terhadap Tingkat Pengembalian Aset (ROA). Sedangkan secara parsial menunjukkan bahwa BOPO (Biaya Operasional dan Pendapatan Operasional) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Tingkat Pengembalian Aset (ROA), Rasio Kredit Bermasalah (NPL) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Tingkat Pengembalian Aset (ROA) dan Ukuran Perusahaan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Tingkat Pengembalian Aset (ROA).