DETAIL DOCUMENT
Identifikasi Tingkat Kerawanan Bencana Banjir Di Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung
Total View This Week0
Institusion
Universitas Komputer Indonesia
Author
Nabilah, Adila
Subject
710_Civic & Landscape Art. 
Datestamp
2021-06-02 02:12:18 
Abstract :
Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki tingkat kerawanan bencana alam yang tinggi dan potensi bencana yang cukup besar. Kabupaten Bandung merupakan kawasan yang paling sering terjadi banjir. Kabupaten Bandung secara geografis dilalui tiga sungai besar yaitu Sungai Citarum, Citanduy, dan Cisangkuy. Kabupaten Bandung adalah salah satu wilayah yang berada di Cekungan Bandung, Jawa Barat yang rentan terhadap bahaya banjir. Kecamatan Baleendah adalah salah satu Kecamatan di Kabupaten Bandung yang dilalui oleh sungai Citarum yang merupakan sungai terpanjang di Jawa Barat. Selain itu wilayah Kecamatan Baleendah juga dilintasi oleh sungai Cisangkuy, sehingga wilayah ini memiliki potensi yang besar pada sektor pertanian dan sektor-sektor lainnya namun disisi lain karakter DAS Citarum (2011) mendapatkan sekitar 1.651,5 ha (39%) wilayah Baleendah berpotensi terkena banjir setiap tahun. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dan menganalisis lima parameter kerentanan banjir antara lain analisis topografi, analisis kemiringan lereng, analisis jenis tanah, analisis curah hujan, dan analisis penggunaan lahan. Hasil dan kesimpulan penelitian Identifikasi Tingkat Kerawanan Bencana Banjir Di Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung dengan menilai lima parameter yakni Hasil analisis topografi/ketinggian lahan Baleendah terdapat 1 kategori yaitu berbukit-pegunungan karena ketinggian permukaan lebih dari 300 yaitu dari yang terendah 698 mdpl sampai tertinggi 1037 mdpl. Hasil analisis kemiringan lahan di kawasan baleendah memiliki kemiringan lereng sebesar 9,28 % atau seluas 3,22 km2 kawasan ini menjadi kawasan pemukiman karena bertopografi datar, dan sebagian di kawasan pemukiman memiliki kemiringan lereng 21,42% bertopografi landai, dan 35% di bagian kaki pegunungan seluas 1,70 km2, dan kemiringan 91,64% berada di lereng pegunungan. Dari hasil analisis jenis tahan yang ada di kawasan baleendah adalah jenis tanah gleisol, dimana jenis tanah ini memiliki kategori tidak peka terhadap infiltrasi air hujan sehingga rawan terjadi genangan. Dari hasil pengolahan curah hujan Baleendah memiliki kategori sangat basah dengan angka 3301-3683 mm/tahun. Hasil kajian BBWS dalam Laporan Penyusunan Peta Rawan Banjir wilayah Sungai Ciatrum (BBWS, 2018), telah memperkirakan luas wilayah rawan banjir di Kabupaten Bandung adalah 6985 Ha sementara untuk luas kecamatan baleendah ada lah seluas 1092 Ha dengan ketinggian genangan 0.5-2 meter. 
Institution Info

Universitas Komputer Indonesia