Abstract :
Kelurahan Tamansari merupakan salah satu permukiman kumuh dan padat di Kota Bandung, hal ini menimbulkan adanya kejadian kebakaran maka Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengindetifikasi tingkat risiko kebakaran di Kelurahan Taman sari dengan melakukan dua pendekatan dan varibael utama yaitu bahaya dan kerentanan dari sudut pandang karakteristik social dan fisik yang terdapat di wilayah kajian. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif pada system informasi geografis dengan menggunakan atribut overlay dan metode deskriptif untuk menjelaskan kondisi wilayah kajian. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat risiko kebakaran, bahwa berdasarkan 20 RW di Kelurahan Tamansari terdapat tiga tingkatan risiko kebakaran yaitu rendah sedang dan tinggi. bahwa Kelurahan Tamansari memiliki tingkat bahaya kebakaran yang sangat tinggi. Dengan skor 11 menggambarkan bahwa secara kepadatan penduduk, kepadatan bangunan, kualitas bangunan, dan kerapatan lebar jalan Kelurahan Tamansari memiliki tingkat bahaya kebakaran yang tinggi, dan pada tingkat kerentanan berdasarkan aspek sosial bahwa Kelurahan Tamansari memiliki kerentanan yang rendah dengan nilai 6. dapatkan dari hasil overlay anatara bahaya dan kerentanan, sehingga berdasarkan peta Risiko kebakaran terdapat 9 rw yang memiliki Risiko kebakaran sedang. Luasan berdasarkan Risiko sedang seluas 37.3 hektar.