DETAIL DOCUMENT
Pengaruh Penggunaan Styrofoam (Fs) Pada Campuran Rap (Reclaimed Asphalt Pavement) Ac-Wc Terhadap Parameter Marshall
Total View This Week0
Institusion
Universitas Komputer Indonesia
Author
Firdaus, Fityan Priatna
Subject
620_Engineering & Allied Operations. 
Datestamp
2021-06-05 01:32:17 
Abstract :
Peranan jalan sangat penting dalam keidupan sehari-hari antara lain menghubungkan dari satu tempat ketempat yang lain Perkerasaan yang menggunakan aspal sebagai komponen utama adalah perkerasan lentur. Penanganan kerusakan jalan dari kupasan lapis permukaan beraspal, atau lebih dikenal dengan Reclaimed Asphalt Pavement (RAP) tersebut belum dimanfaatkan dengan baik. Styrofoam telah diaplikasikan sebagai bahan tambahan pada aspal. Di Baghdad, Iraq, styrofoam telah digunakan pada beberapa ruas jalan dan dapat menurunkan retak dan rutting, berkurangnya penuaan, meningkatkan skid resistance. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Rekayasa Jalan dan Lalu Lintas Unversitas Jendral Ahmad Yani dengan variasi kadar aspal 5%, 5,5%, 6%, 6,5%, dan 7%. Pada penelitian ini, kadar aspal didapatkan dari ekstraksi adalah 6,28%, penggunaan RAP sebesar 30%. Selanjutnya membuat benda uji untuk uji marshall standar pada variasi kadar Styrofoam 0%, 6,5%, 6,75% dan & 7% pada setiap KAA dan didapatkan nilai KAO yaitu 6,75% dari berat benda Uji. Dan penelitian ini menggunakan RAP Sehingga kesimpulannya adalah Penggunaan Styrofoam juga berpengaruh pada campuran dilihat dari grafik. Hasil yang diperoleh adalah Penggunaan Styrofoam berpengaruh pada campuran dimana semakin banyak penggunaan persentase styrofoam maka nilai stabilitas akan semakin besar dan sebaliknya untuk nilai flow menjadi menurun. Nilai stabilitas tertinggi pada kadar 7% sebesar 4181 kg dan terendah pada kadar 0% sebesar 1825 kg. 
Institution Info

Universitas Komputer Indonesia