Institusion
Universitas Komputer Indonesia
Author
Nurhelfitrianingsih, Hilda
Subject
620_Engineering & Allied Operations.
Datestamp
2021-06-05 02:07:41
Abstract :
Beton merupakan salah satu bahan yang sering digunakan dalam sebuah konstruksi didunia, selain karena mudah dibentuk, beton juga tahan lama. Dunia konstruksi pada era ini, sering dituntut adanya upaya untuk menghasilkan beton berkemampuan yang cepat mengeras dengan tujuan agar kecepatan pelaksanaan konstruksi dapat lebih ditingkatkan. Untuk itu diperlukan penggunaan bahan tambahan yang dapat mempercepat pengerasan beton (Accelerator), dengan tata cara penambahan dosis yang sudah disarankan oleh produk, namun pengaruh dari dosis yang di pakai berlebih akan mempengaruhi hasil nilai kuat tekan beton. Pada penelitian ini ditinjau dari umur beton dan variasi persentase kadar aditif yaitu 0,1% (Dosis dibawah saran produk), 0,4% (Dosis yang disarankan produk) dan 0,7% (Dosis yang melebihi saran produk), metode mix desain yang digunakan adalah berdasarkan pada SNI 7656:2012 tentang “Tata Cara Pemilihan Campuran Untuk Beton Normal, Beton Berat Dan Beton Masaâ€. Kecepatan peningkatan kuat tekan yang ideal adalah pada beton yang menggunakan zat aditif bestmittel 0,4%, dimana untuk mencapai kuat tekan yang setara dengan beton normal 28 hari yaitu 25,51 MPa, hanya memerlukan sekitar 14 sampai 21 hari. Dampak yang terjadi pada dosis yang melebihi saran produk yaitu 0,7% mengalami penurunan kuat tekan beton diumur 7 hari sebanyak 2,42 MPa dari umur beton 3 hari. Beton yang menggunakan bestmittel menghasilkan nilai kuat tekan beton yang lebih tinggi 10,33% dari beton normal.