Abstract :
Debit aliran air sangat penting dan berpengaruh besar dalam proses pengirigasian pesawahan dan kebutuhan air untuk penduduk, dengan demikian debilt aliran air yang tersampaikan harus dapat konsisten dan teratur. Namun debit aliran air dipengaruhi oleh nilai kekasaran saluran (n manning), dimana nilai ini menjadi faktor penghambat debit aliran pada saluran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui parameter yang menjadi penyebab besarnya nilai n manning pada saluran. Dalam proses untuk mendapatkan hasil penelitian yang baik, metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode penelitian lapangan diantaranya observasi saluran, pengambilan data primer, dan analisis perhitungan. Dengan tujuan untuk mendapatkan nilai koefisien kekasaran n manning pada setiap saluran dan mendapatkan hasil analisis dari ketidasesuaian nilai n manning
Nilai koefisien kekasaran n manning yang didapatkan dari hasil penelitian berdasarkan data primer hanya memiliki kesesuain pada saluran 9, namun nilai n manning 4-5 saluran mendekati n manning studi literatur setelah dilakukan perhitungan manning dengan asumsi S=0,001,V tetap, R tetap, dan asumsi S tetap, V=0,4 m/s, dan R tetap. Hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa parameter yaitu kondisi lapangan, ketidakteraturan saluran, vegetasi disekitar saluran, dan sedimentasi pada dasar saluran.