DETAIL DOCUMENT
Perjuangan Kelas Yang Dilakukan Tokoh Cassius Green Dalam Film Sorry To Bother You
Total View This Week0
Institusion
Universitas Komputer Indonesia
Author
Sunaryo, Ayo
Subject
410_Linguistics. 
Datestamp
2021-06-08 04:26:38 
Abstract :
Perjuangan kelas merupakan sebuah tindakan yang dilakukan oleh kelas proletar atau pekerja, karena menyadari penderitaan dan posisinya sebagai kelas yang memiliki beda kepentingan dengan kelas borjuis sebagai pemilik alat-alat produksi. Kelas proletar memiliki tujuan untuk mendapatkan kehidupan yang baik dan upah yang layak, sedangkan kelas borjuis menginginkan keuntungan yang sebesar-besarnya dengan pengeluaran seminimal mungkin. Fenomena perjuangan kelas tersebut ditemukan dalam film Sorry to Bother You sebagai sumber data penelitian ini. Penelitian ini membahas perjuangan tokoh bernama Cassius Green dalam menghadapi tindakan sewenang-wenang dua perusahaan terhadap para pekerja termasuk dirinya. Kedua perusahaan tersebut adalah Regalview, tempat ia bekerja, dan Worryfree, klien yang ia tangani. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana jenis-jenis kesadaran kelas digambarkan melalui tokoh Cassius Green. Selain itu, penelitian juga bertujuan untuk mengetahui bentuk perjuangan kelas yang dilakukan Cassius Green sebagai akibat dari kesadaran kelas yang muncul dalam dirinya. Oleh karena itu, teori marxisme, sinematografi dan tokoh-penokohan digunakan dalam penelitian ini untuk menganalisis data sedangkan metode penelitian kualitatif digunakan untuk mengungkap dan menjelaskan data penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan kesadaran kelas Cassius yang digambarkan ketika menyaksikan pekerja perusahaan Worryfree dieksploitasi dengan menjadi equisapien. Kesadaran in itself Cassius Green digambarkan melalui usahanya untuk menyadarkan masyarakat luas mengenai eksploitasi tersebut di berbagai media. Sementara kesadaran kelas for itself digambarkan ketika meminta temannya untuk berjuang bersama. Bentuk perjuangan kelas yang dilakukannya yaitu perjuangan kelas secara ekonomi melalui aksi demonstrasi menuntut kenaikan upah kepada perusahaan Regalview dan aksi perlawanan ketika dirinya menjadi equisapien 
Institution Info

Universitas Komputer Indonesia