Abstract :
Penggunaan campur kode di dalam suatu karya sastra bukanlah hal yang asing lagi, terutama pada karya sastra berupa lirik lagu. Setelah melakukan pengamatan terhadap salah satu lirik lagu Jepang lagu yang berjudul I Won’t Let Go, penulis menemukan sepuluh campur kode di dalamnya. Hal inilah yang melatar belakangi penulis untuk melakukan penelitian ini. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengklasifikasikan wujud campur kode, tipe campur kode dan faktor penyebab campur kode yang terdapat dalam lirik lagu I Won’t Let You Go yang dipopulerkan oleh GOT7. Penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif sebagai metode utama, metode simak catat dan studi pustaka untuk mengumpulkan data, dan metode padan intralingual untuk menganalisis data. Dalam penelitian ini, penulis menemukan tiga campur kode berwujud kata, dua campur kode berwujud frasa, dan lima berwujud klausa. Tipe campur kode yang ditemukan adalah tiga campur kode dengan tipe insersi/penyisipan dan tujuh campur kode dengan tipe alternasi/peralihan. Sedangkan faktor penyebab campur kodenya didominasi oleh faktor intrinsik, faktor situasi, dan sikap bahasa. Pada penelitian ini tidak ditemukan campur kode dengan tipe leksikalisasi kongruen dan faktor penyebab campur kode yang dikarenakan oleh peran dan hubungan sosial penutur. Penelitian mengenai alih kode, interferensi, atau fungsi penggunaan bahasa Inggris dengan membandingkan beberapa lirik lagu yang memiliki genre yang sama sangat disarankan.