Abstract :
Kata suki dalam bahasa Jepang dan kata resep dalam bahasa Sunda memiliki arti yang sama. Namun, karena kata resep memiliki arti yang lebih luas, kata suki dan kata resep memiliki persamaan dan juga perbedaan. Dari perbedaaan itu dikhawatirkan akan terjadi suatu kesalahpahaman dalam pemakaian dan penerjemahan dari kedua kata tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui persamaan, perbedaan dan letak potensi kesalahpahaman dalam penggunaan dari kata suki dan kata resep. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun sumber data yang digunakan adalah data-data dari koran dan majalah. Berdasarkan analisa yang telah dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa persamaan dari kata suki dan kata resep yaitu untuk menunjukkan rasa suka terhadap sesuatu dan rasa suka terhadap seseorang. Sedangkan perbedaan dari kedua kata tersebut adalah kata suki memiliki makna untuk menyatakan ungkapan rasa cinta, kata resep tidak. Dan kata resep memiliki makna lain yaitu untuk mengungkapkan perasaan seru dan menunjukan hal yang sering dilakukan sedangkan kata suki tidak. Serta letak potensi kesalahpahaman dari kedua kata tersebut adalah ketika mengungkapkan perasan, kata suki memiliki level yang lebih dalam daripada kata resep, dan besar kemungkinannya bagi orang Jepang menggunakan kata suki untuk menerjemahkan penggunaan dari kata resep yang memiliki makna sering dan seru.