Abstract :
CV. Vision Pramaesindo merupakan perusahaan yang bergerak di bidang fashion yang berlokasi di daerah Banjaran Kabupaten Bandung. CV. Vision Pramaesindo memproduksi mulai dari bahan baku utama yaitu kain yang berjenis cotton combed 30S dan RIB cotton combed 30S hingga dibuat menjadi kaos polos yang siap dijual.Salah satu permasalahan yang dihadapi perusahaan saat ini adalah sulitnya menentukan jumlah permintaan kaos polos yang hanya intuisi/diperkirakan dari jumlah permintaan, sehingga terjadi kekurangan atau kelebihan kaos polos dan mengakibatkan penumpukan kaos polos di gudang hingga kain menjadi mudah robek karena terlalu lama disimpan di gudang. Serta pembelian bahan baku yang kurang tepat karena mengikuti permintaan yang masih intuisi, juga belum adanya sistem monitoring persediaan kaos polos dan laporan terkait persediaan dan pembelian bahan baku yang dapat memudahkan kinerja perusahaan. Metode manajemen persediaan yang digunakan plan-do-check-action (PDCA) dan peramalan kaos polos menggunakan metode single exponential smoothing. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sistem ini sudah membantu mengelola data permintaan barang, peramalan untuk menentukan jumlah kebutuhan bahan baku, membantu mengelola data permintaan, mengelola data barang masuk dan barang keluar, monitoring persediaan bahan baku, mengelola data user, mengelola data supplier, mengelola data pelanggan, data barang, dan bahan baku, monitoring pengeluaran dan persediaan, laporan pembelian dan pengeluaran bahan baku.