Abstract :
PT. Papyrus Sakti Paper Mill (PSPM) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang kertas. Tujuan penelitian ini adalah untuk memudahkan kepala divisi PPIC dalam merencanakan produksi duplex karena data tahun 2019 perusahaan mengalami keterlambatan sebesar 85,9% atau selama 2-4 hari untuk produksi duplex. Maka dari itu dibutuhkan sebuah sistem informasi manajemen yang dapat mengatur perencanaan produksi duplex di PT. PSPM. Untuk mendukung penelitian ini, digunakan metode SPT (Short Processing Time). Metode tersebut digunakan untuk memprioritaskan penyelesaian proses produksi berdasarkan proses terpendek. Berdasarkan dari hasil perhitungan dengan metode yang digunakan, nilai rata-rata waktu penyelesaian selama 5 hari, nilai utilitas sebesar 44%, jumlah pekerjaan rata-rata 2,27 pekerjaan, dan keterlambatan selama 0,6 hari di bulan Agustus. Sedangkan nilai rata-rata waktu penyelesaian selama 6,8 hari, nilai utilitas sebesar 41,17%, jumlah pekerjaan rata-rata 2,43 pekerjaan, dan keterlambatan selama 2 hari di bulan Oktober. Lalu nilai rata-rata waktu penyelesaian selama 6,2 hari, nilai utilitas sebesar 45,16%, jumlah pekerjaan rata-rata 2,21 pekerjaan, dan keterlambatan selama 1,8 hari di bulan November. Metode ini sesuai dengan keadaan PT. PSPM yang menerapkan strategi make to order. Berdasarkan sistem informasi yang sudah dibangun, sistem sudah dapat memudahkan kepala divisi PPIC dalam merencanakan prduksi duplex dengan menggunakan metode SPT.