Abstract :
Desa Cibeureum Wetan merupakan desa yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, salah satu ketua pengurus penampungan air bernama Bapak Dudung. beliau membenarkan, jika kedepannya kita tidak membuat penampungan air maka beberapa tahun kedepan Desa Cibeureum Wetan akan mengalami kekeringan. Dengan permasalahan tersebut penelitian bertujuan untuk membantu petugas dalam memonitoring penampungan serta membantu mengakumulasi biaya tagihan kepada pelanggan. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah Protoping dengan pengambilan sampel ke beberapa rumah dan wawancara kepada petugas selaku pengurus penampungan air. untuk menjaga maupun mengatur kegiatan penampungan air maka cara untuk mengatasi hal tersebut menggunakan Internet of Things yang akan digunakan sebagai monitoring kegiatan penampungan. Alat yang digunakan antara lain sensor pH, sensor TDS, sensor ultrasonik, sensor waterflow, kamera, arduino nano, raspberry dan modul internet. Dengan diujinya alat tersebut ke lokasi penampungan air Desa Cibeureum Wetan dengan melakukan wawancara terhadap alat tersebut, alat yang dibangun berjalan dengan baik dan telah digunakan oleh petugas penampungan air. Dari alat tersebut didapatkannya respon positif dari petugas dikarenakan bisa membantu kinerja mereka dalam segi pemeliharaan penampungan maupun dari perhitungan biaya tagihan kepada pelanggan.