Abstract :
PT. Jabarmaya Kriya Sentosa mempunyai software untuk aplikasi manajemen data alokasi dana BOS yang bernama SILALA. Dalam aplikasi ini terdapat banyak sekali data yang penting dan sensitif, oleh karena itu server SILALA perlu untuk dilindungi. High interaction honeypot adalah suatu sistem yang mensimulasikan seluruh service yang ada pada server secara live dan menyimpan datanya ke database secara real time, sistem ini didesain menyerupai real server dan dibuat dengan tujuan untuk diserang. Ketika Honeypot ini diserang akan menyimpan log serangan ke database. HIHAT (high interaction honeypot analysis tools) merupakan software yang digunakan untuk merubah website menjadi honeypot sedangkan Kippo merupakan high interaction honeypot untuk menjalankan service SSH yang nantinya akan menyimpan log aktivitas penyerang ke database. Untuk mengetahui dan mengalihkan IP penyusup menuju honeypot, digunakan IPS (Intrusion Prevention System) Snort dan bot yang dibuat untuk mendeteksi adanya serangan dan mengalihkan akses data penyusup ke server honeypot, dan mengirimkan alert kepada administrator melalui aplikasi telegram. Uji coba dilakukan dengan cara melakukan serangan ke server. Berdasarkan hasil uji coba, serangan network scanning, DoS maupun brute force SSH login berhasil dideteksi oleh snort dan bot berhasil mengalihkan penyusup ke honeypot dan mengirimkan alert ke administrator saat terjadi serangan.