Abstract :
Tujuan Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui komunikasi interpersonal oleh pengasuh Institut Pemerintahan Dalam Negeri Jatinangor. Penelitian ini mendiskusikan tentang komunikasi interpersonal . Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Metode Kualitatif dengan pendekatan Deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka yaitu internet searching dan studi literatur, lalu observasi lapangan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan Teknik Purposive Sampling dan dihasilkan 5 orang informan kunci yang terdiri dari KaBag, KaSat, dan Pengasuh serta 2 orang informan pendukung yaitu praja. Uji Keabsahan data menggunakan triangulasi, meningkatkan ketekunan dan diskusi teman sejawat. Hasil dari penelitian ini bahwa Komunikasi Interpersonal merupakan sebuah proses perkembangan hubungan dengan melalui tahapan-tahapan. Tahapan orientasi merupakan tahap pengenalan awal, yang didapatkan dari tahapan ini yaitu mengenai informasi-informasi umum praja melalui kegiatan apel pagi. Tahapan afektif eksploratif merupakan tahapan keterbukaan lebih dalam, praja mulai membuka diri mengenai informasi pribadinya melalui kegiatan non-formal pengasuhan. Tahapan pertukaran seimbang, praja mulai mengungkap perasaan,emosi,kedekatan melalui kegiatan bimbingan konseling sehingga pembentukan karakter kepribadiannya terbentuk. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dengan menggunakan komunikasi interpersonal khususnya melalui tatap muka efektif dalam perkembangan hubungan pengasuh dan praja. Selain itu, melalui hubungan yang baik praja bisa membentuk karakter dan kepribadiannya sesuai dengan arahan pengasuh.