DETAIL DOCUMENT
Pola Komunikasi Antara Guru Bahasa Sunda Dan Murid Pada Proses Pengenalan Budaya Sunda
Total View This Week0
Institusion
Universitas Komputer Indonesia
Author
Rahayu, Dienar Prieska
Subject
302_Social Interaction 
Datestamp
2021-08-20 04:10:59 
Abstract :
Maksud dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan tentang Pola Komunikasi antara Guru Bahasa Sunda dan Murid Pada Proses Pengenalan Budaya Sunda di SMA Angkasa Lanud Husein Sastranegara Bandung. Adapun sub fokus yang digunakan adalah Proses Komunikasi dan Hambatan Komunikasi. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif, dengan studi deskriptif. Teknik penentuan informan menggunakan teknik Purposive Sampling, dengan informan kunci sejumlah dua orang dan pendukung tiga orang. Data diperoleh melalui observasi wawancara mendalam, non-partisipan, dokumentasi dan studi pustaka. Adapun teknis analisa data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data,pengumpulan data. penyajian data, penarikan kesimpulan dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Proses Komunikasi yang terjadi dalam proses pengenalan budaya sunda di SMA Angkasa terbilang belum berhasil dalam artian komunikasi yang terjadi yaitu dua arah akan tetapi kendalanya yaitu muridnya masih terbilang pasif dalam berkomunikasi,dan kurang memperhatikan kosakata demi kosakatanya. Serta jika dilihat dari segi bahasa sunda komunikasi yang terjadi bisa disebut belum berhasil, karena murid bisa mengerti apa yang guru komunikasikan walaupun guru tersebut menggunakan bahasa sunda, mereka tetap dapat berkomunikasi lancar dengan guru tersebut. Hambatan komunikasi yang terjadi ialah pertama dari lingkungan murid itu sendiri apakah dia mengaplikasikan pemahaman budaya sunda kedalam kehidupan sehari-hari atau tidak. Yang ke dua serta murid harus aktif dan kreatif dalam bertanya baik itu dikelas atau luar kelas karena hal itu merupakan langkah awal dalam berkomunikasi yang nantinya membuat proses dalam pembentukan budaya sunda menjadi lebih mudah di pahami dan isi pesan bisa tersampaikan dengan baik. Kesimpulan proses komunikasi yang terjalin dengan guru terbilang belum berhasil dari segi bahasa karena murid bisa mengerti apa yang guru komunikasikan walaupun guru tersebut menggunakan bahasa sunda, tetapi mereka tetap menjawab berkomunikasi dengan guru menggunakan bahasa indonesia. Hambatan komunikasi yang terjadi murid tidak mengaplikasikan budaya sunda kedalam kehidupan sehari-hari 
Institution Info

Universitas Komputer Indonesia