DETAIL DOCUMENT
Representasi Ekofeminisme Dalam Film Sokola Rimba Melawan Pengerusakan Lingkungan
Total View This Week0
Institusion
Universitas Komputer Indonesia
Author
Muhammad, Kresnagalih
Subject
302_Social Interaction 
Datestamp
2021-08-27 02:28:19 
Abstract :
Perubahan iklim global telah menjadi masalah manusia yang mendunia. Development Report (2007) melaporkan bahwa akibat pemanasan global pada tahun 2000-2004 tercatat sekitar 262 juta orang terdampak menjadi korban bencana iklim. Akibatnya, permasalahan soal lingkungan hidup dan bencana alam menjadi ancaman bagi masyarakat di semua negara dan menambah daftar panjang persoalan ketimpangan ekonomi dan kemiskinan, maka korelasi tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna Representasi Ekofeminisme dalam film Sokola Rimba karya Riri Riza dan bagaimana kontribusinya sebagai Kontra-Hegemoni melawan pembangunan yang menimbulkan eksploitasi manusia dan alam. Dalam penelitian ini akan menganalisis sesuai kajian literatur yang mana penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Dalam kajian penelitian ini, peneliti berusaha mencari data-data yang terkait dengan film sokola Rimba melalui penelusuran identifikasi dengan pendekatan Ekofemisme agar lebih terarah dan menjadi hasil yang spesifik, peneliti membatasi penelitian ini dengan desain penelitian Semiotika model Rolland Barthes. Melihat urgensi kepentingan mengubah kondisi yang krusial tentang lingkungan, juga menilik insustrialisasi hasil dari praktik kapitalisme sebagai tatanan kehidupan surgawi dewasa ini mempunyai dampak buruk kepada sebagian besar golongan/kelas sosial, maka peneltian ini menggunakan paradigma kritis Paradigma kritis dipengaruhi oleh ide dan gagasan Marx yang melihat masyarakat sebagai suatu sistem kelas. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa dalam film Sokola Rimba merepresentasikan Ekofeminisme oleh seorang guru perempuan yang mengabdikan sebagian hidupnya untuk bertindak menjadi ekofeminis sebagai idealism yang tidak terpisahkan di dalam praktik keseharian, karena menilik telah terjadinya eksploitasi alam dan manusia yang diakibatkan kapitalisme global oleh perusahaan sawit dan taman nasional setempat. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa makna Representasi Ekofeminisme dalam film Sokola Rimba berkontribusi menjadi ekofeminis dengan caranya membangun literasi kepada masyarakat setempat agar tidak tertipu oleh agenda perusahaan. 
Institution Info

Universitas Komputer Indonesia