Abstract :
Pada era globalisasi saat ini, kebutuhan manusia semakin meningkat. Semakin banyak pula perusahaan yang menawarkan produknya untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Produk yang dimaksud berupa jasa. Sumber daya manusia yang menjadi penyedia jasa pelayanan publik dalam instansi disebut Aparatur Sipil Negara. Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya kualitas atau kinerjanya perlu dipelihara dan ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Sistem Penilaian Kinerja, Kompensi dan Punishment terhadap Kinerja Aparatur Sipil Negara di Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Jawa Barat.
Penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif dengan pengambilan sampel menggunakan perhitungan slovin yaitu sebanyak 66 orang responden. Pengambilan data dengan cara pemberian kuesioner secara Online menggunakan Google Form dengan penyebaran melalui platform WhatsApp.
Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dan verifikatif yang diolah menggunakan program SPSS. Penilaian Kinerja, Kompensasi dan Kinerja termasuk kedalam kategori cukup baik, sedangkan Punishment tergolong baik. Lalu hasil yang didapat dari penelitian setelah melalui uji-t menyatakan bahwa terdapat pengaruh signifikan penilaian kinerja, kompensasi dan juga punishment secara parsial terhadap kinerja, Lalu hasil uji-f menunjukan bahwa ada pengaruh signifikan antara penilaian kinerja, kompensasi dan punishment secara simultan terhadap kinerja sebesar 91,2 %.