Abstract :
Di Sekolah Menegah Kejurusan (SMK) Guna Dharma Nusantara terdapat jurusan Teknik Elektro Industri yang mengajarkan mata pelajaran Dasar Teknik Digital untuk siswanya. Berdasarkan hasil pencapaian siswa untuk mata pelajaran ini diketahui bahwa masih ada 60% siswa yang mendapatkan nilai dibawah nilai Kriteria Ketuntasan Minimum. Adapun kendala yang dihadapi saat pembelajaran mata pelajaran ini adalah didalam penyampaian materinya, guru kesulitan saat memberi ilustrasi untuk beberapa materi seperti gerbang logika dan teknik merangkai flip-flop. Selain itu, keterbatasan alat dalam pelaksanaan praktikum mengakibatkan tidak semua siswa dapat mencoba menggunakan alat Digital Trainner. Dari permasalahan diatas ditawarkan solusi berupa membangun media pembelajaran Dasar Teknik Digital yang bertujuan untuk membantu siswa dan guru. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, sedangkan metode pembangunan perangkat lunak yang digunakan adalah metode MDLC (Multimedia Development Life Cycle). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan kepada 39 siswa, 85% sangat setuju bahwa aplikasi media pembelajaran dasar teknik digital membantu siswa memahami materi dan simulasi. Hal ini ditunjukan dari hasil pengujian hipotesis yang menyatakan bahwa terdapat perbedaan signifikan untuk pencapaian hasil ujian dengan memanfaatkan media pembelajaran ini.