Abstract :
Kota Bandung adalah wilayah yang sangat strategis dalam melakukan usaha karena menjadi salah satu kota terbesar dengan banyaknya pengunjung dan penduduk yang menempati baik itu sementara ataupun selamanya. Dengan ini tentu saja meningkatkan kebutuhan yang harus dipenuhi masyarakat, Bandung menjadi kota yang paling berpotensi dalam pengembangan pemasaran kosmetik salah dan memiliki industri kosmetik yang menjanjikan, sekarang dan di masa depan. Selain itu masyarakat khususnya para perempuan pasti selalu ingin berpenampilan menarik dan serasi. Sehingga kosmetik menjadi kebutuhan primer bagi perempuan. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tanggapan responden tentang gaya hidup konsumtif, tanggapan responden tentang beauty vlogger sebagai kelompok referensi dan tanggapan responden tentang keputusan pembelian. Serta seberapa besar pengaruh gaya hidup konsumtif dan beauty vlogger sebagai kelompok referensi terhadap keputusan pembelian baik secara parsial maupun simultan Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan verifikatif. Metode penarikan sampel yang digunakan terdiri dari populasi dan sampel. Teknik sampling yang digunakan adalah stratified random sampling yang berjumlah 90 responden .Metode verikatif yang digunakan adalah Regresi Berganda, Uji Asumsi Klasik, Korelasi dan Uji Hipotesis dengan menggunakan alat bantu software yaitu IMB 25 SPSS for Windows. Hasil penelitian F hitung (32,425) > F tabel (3.10), maka H0 ditolak dan H1 diterima, Artinya terdapat pengaruh signifikan antara gaya hidup konsumtif dan beauty vlogger sebagai kelompok referensi terhadap keputusan pembelian konsumen pada Jopankar Cosmetics di kota Bandung.