Abstract :
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk memberikan informasi mengenai faktor – faktor yang mempengaruhi kerentanan gizi buruk balita. Saat ini pengelolaan data tingkat kerentanan gizi buruk balita di Kecamatan Cicalengka masih belum efisien, belum adanya dokumentasi atau monitoring untuk melihat faktor apa yang mempengaruhi kerentanan gizi buruk pada balita. Penentuan penyuluhan sering kali tidak sesuai dengan masalah yang dihadapi setiap posyandu. Metode yang digunakan untuk penentuan tingkat kerentanan gizi buruk yaitu TOPSIS (Technique For Others Reference by Similarity to Ideal Solution). Metode ini memiliki jarak terpanjang dari solusi ideal negatif serta jarak terpendek dari solusi ideal positifnya. Adapun beberapa kriteria yang menjadi bahan perhitungan pada metode TOPSIS yaitu asupan gizi, pola asuh, sanitasi, infeksi penyakit, sanitasi , ketersediaan pangan dan kemiskinan. Aplikasi yang dibangun berbasis website dengan menggunakan tools UML (Unfied Modelling Language) untuk menganalisa kebutuhan fungsional dari sistem. Hasil dari pengujian yang sudah dilakukan secara fungsional, aplikasi ini sudah berjalan sesuai dengan analisis kebutuhan yang dilakukan. Aplikasi juga sudah dapat membantu petugas puskesmas dalam memutuskan penyuluhan apa yang harus dilakukan dengan melihat hasil akhir perhitungan dari metode TOPSIS.