Abstract :
Perkembangan teknologi semakin hari semakin berkembang pesat dimana teknologi sudah merambah di berbagai lini kehidupan, tanpa terkecuali dibidang bisnis. Manfaat yang dirasakan dengan kehadiran teknologi bagi manusia bisa dirasakan karena dapat membantu dalam penyelesaian masalah, sehingga dapat berdampak pada kehidupan manusia yang lebih berkualitas, berbagai perkembangan teknologi mulai diterapkan di segala sektor mulai dari sektor bisnis, sektor militer bahkan pendidikan sekalipun sudah mulai menerapkan teknologi. Salah satu pengembangan dari teknologi dari sektor bisnis yaitu sistem informasi penjualan merupakan perkembangan teknologi dibidang bisnis, sistem informasi ini dibuat untuk media informasi suatu perusahaan yang mempunyai fungsi sebagai alat bantu dalam melakukan kegiatan penjualan, selain itu sistem informasi penjualan bisa digunakan untuk mengenalkan produk-produk perusahaan, kegiatan penelitian pasar dan sebagainya, sistem informasi penjualan juga dapat menjadi faktor kemajuan dari penggunanya, salah satu UKM yang memanfaatkan dari perkembangan teknologi khususnya sistem informasi penjualan yaitu UKM Hegar dalam proses perancangan sistem informasi penjualan tentu membutuhkan suatu metode yang cocok diterapkan yaitu metode fast, metode Framework for The Applications of System Thinking merupakan metode yang digunakan dalam perancangan sistem informasi penjualan di UKM Hegar, metode ini digunakan karena memiliki karakteristik yang fleksibel ada empat tahapan yang harus dilalui dalam penggunaan metode ini mulai dari inisiasi proyek, analisis sistem, perancangan sistem dan pengimplemantasian sistem dengan fase definisi ruang lingkup, analisis masalah, analisis kebutuhan, desain logis, analisis keputusan, perancangan sistem dan implementasian, selain itu metode ini juga cocok digunakan di UKM Hegar karena dalam proses penerapanya melibatkan langsung dari pihak UKM Hegar. Definisi ruang lingkup untuk UKM Hegar menyangkut permasalahan yang ada di bagian penjualan mulai dari penentuan harga jual, penjadwalan serta laporan, dokumentasi yang ada di fase ini yaitu menggunakan matrik gejala,sebab dan potensi, fase analisis sistem merupakan lanjutan dari fase sebelumnya, penguraian masalah yang ada dengan dibuatnya dokumen flowmap merupakan upaya untuk melihat kesesuaian masalah yang ada di fase sebelumnya dengan yang ada di lapangan. Analisis persyaratan yang ada di perancangan sistem informasi penjualan digambarkan dengan menggunakan use case diagram untuk mengetahui kebutuhan fungsionalitasnya dari sistem, kebutuhan non-fungsional yang dibuat dengan menggunakan kerangka PIECES merupakan kebutuhan yang harus tercapai mulai dari kinerja, informasi, kontrol dan servis, dari kebutuhan-kebutuhan tersebut diterjemahkan di fase desain logis dengan dibuatkan rancangan CDM, PDM dan DFD logis rancangan tersebut untuk melihat aliran-aliran data yang akan digunakan pada proses selanjutnya, untuk bisa membuat rancangan dari sistem yang akan dibuat maka diperlukan hardware serta software maka fase analisis keputusan dalam perancangan sistem informasi penjualan di UKM Hegar mempunyai standar baik untuk hardware maupun software mulai dari spesifikasi komputer yang minimal mempunyai ram 2GB, 500 GB untuk Hardisk dan lainya, serta minimal menggunakan software windows 10, visio dan lainya. Fase perancangan sistem informasi penjualan di UKM Hegar merupakan fase yang mentransformasikan dari fase desain logis dengan menggunakan hardware dan software yang dijelaskan di fase analisis keputusan menghasilkan PDM, DFD Fisik, struktur perancangan tabel dan desain antarmuka dari sistem yang akan dibangun, pada fase ini juga dimasukan hubungan antar tabel yang didapat dari Ms.Access. Hasil dari perancangan sistem informasi penjualan di UKM Hegar dengan menggunakan metode fast, berupa rancangan Database dengan empat entitas utama, selain itu hasil dari perancangan ini juga berbentuk prototype dari Database itu sendiri dengan menggunakan platform Ms Access.