Abstract :
Anak adalah amanah serta aset bangsa yang akan memelihara, memperjuangkan, menjaga dan mempertahankan kekayaan bangsa. Kondisi jasmani serta rohani anak perlu dijaga agar mereka dapat tumbuh dan berkembang serta mendapatkan hak-haknya. Namun, kekerasan pada anak menjadi fenomena yang terus terjadi dan tidak berakhir. Kasus serta korbannya selalu meningkat setiap tahunnya. Kurangnya lingkungan yang mendukung penyembuhan di pusat rehabilitasi membuat rehabilitasi terhadap anak kurang optimal. Oleh karena itu diperlukan lingkungan bagi korban kekerasan pada anak untuk membantu proses penyembuhan fisik dan psikologi melalui pendekatan tema healing environtment. Karakteristik anak korban kekerasan yang cenderung negatif psikisnya seperti ketakutan, mudah murung, mudah marah, pendiam dan penyendiri memerlukan terapi penyembuhan yang didukung oleh tempat dan kegiatan yang sesuai. Dengan tema healing environtment diharapkan dapat membantu penyembuhan baik melalui fasilitas, maupun karakter bangunan.