Abstract :
Banjir merupakan hal yang tidak asing lagi terjadi di Indonesia khususnya di daerah Kabupaten Bandung seperti Dayeuh Kolot dan Baleendah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan sering terjadinya banjir di daerah Selatan Bandung walau hanya 2 – 3 jam diguyur hujan, disebabkan dua faktor yakni sistem drainase dan air buangan dari daerah lain. Penelitian ini akan membangun sebuah aplikasi pemantau curah hujan yang dapat menginformasikan kemungkinan banjir dan memberitahukan ke pengguna berupa notifikasi yang didapatkan dari Twitter API dan OpenWeather API. Notifikasi tersebut akan mengirimkan peringatan dan memberitahu pengguna akan potensi hujan di daerah sekitar. Sehingga dapat digunakan sebagai alternatif untuk pemberitahuan awal ke pengguna sebelum beraktivitas diluar. Hasil penelitian ini, didapatkan bahwa aplikasi Pemantau Hujan dan Banjir yaitu, sistem dapat memberikan informasi mengenai prediksi cuaca hujan didaerah sekitar Bandung dan sekitarnya dengan menggunakan hastagh #CuacaBandung dari Twitter dan juga Openweather API yang telah ditentukan oleh penggunanya dan juga sistem dapat menampilkan map yang sedang mengalami cuaca hujan di daerah yang sedang diguyur hujan.