Institusion
Universitas Komputer Indonesia
Author
Teluma, Fransiskus Doweng
Subject
350_Public Adminsitration & Military Science.
Datestamp
2022-01-10 03:50:37
Abstract :
Pelayanan publik yang dilakukan oleh Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu Kota Bandung salah satunya adalah pelayanan Izin Usaha Perdagangan yang disingkat SIUP. Masalah dalam penelitian ini adalah belum maksimalnya pelayanan yang diberikan dikarenakan aspek pendukungnya belum sesuai dengan harapan pengurusan SIUP, staf verifikasi administrasi belum tepat waktu dalam penyelesaian perizinan, staf verifikasi administrasi yang belum cepat dan teliti dalam memverifikasi dan memeriksa data pemohon SIUP, prosedur pelayanan pembuatan SIUP yang tidak detail dan ditemukan praktek-praktek perantara.
Peneliti menggunakan teori kualitas pelayanan (X) dari Zeithaml, et.al (1990:25-26) yang terdiri dari 5 sub variabel yaitu Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance, dan Empathy. Selain itu peneliti menggunakan teori kepuasan masyarakat (Y) dari Lupioyadi (2006:158) yang terdiri dari 5 sub variabel yaitu kualitas produk atau jasa, kualitas pelayanan, emosional, harga dan biaya.
Metode yang digunakan yaitu explanatory research dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka, angket, observasi, dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah pemohon SIUP oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bandung pada tahun 2019 adalah 145 orang dan sampel penelitian 59 orang. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik analisa data yang digunakan adalah analisa korelasi pearson product moment, uji hipotesis dan koefisien determinan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggapan responden tentang kualitas Pelayanan DPMPTSP Kota Bandung sebesar 74.37% masuk dalam kategori baik. Hal ini dikarenakan pada saat ini masyarakat merasakan adanya pelayanan yang baik dari DPMPTSP Kota Bandung dalam pembuatan SIUP. Adapun hasil dalam kepuasan masyarakat sebesar 72.27 % masuk dalam kategori baik dikarenakan masyarakat puas dengan pelayanan yang diberikan oleh DPMPTSP Kota Bandung. Pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan masyarakat dapat dilihat kontribusi pengaruh sebesar 71.5% masuk dalam kategori kuat dikarenakan petugas pelayanan pembuatan SIUP sudah mulai pekah dan cepat menanggapi keluhan masyarakat. Kemudian sisanya sebesar 28.5% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti oleh peneliti.