Abstract :
PT. Bio Farma merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mempoduksi Vaksin dan Antisera. PT. Bio Farma saat ini berkembang menjadi perusahaan Life Science dengan produksi vaksin virus dan vaksin bakteri yang beralamat di Jl. Pasteur No.28 Bandung Jawa Barat Indonesia 40161. Perusahaan ini memiliki permasalahan pada penjadwalan produksi media virus selama satu bulan, dimana kepala seksi media virus kesulitan dalam menentukan jadwal dengan order yang cukup banyak dan melakukan evaluasi setiap silkus produksi. Hal ini jika dibiarkan akan mempengaruhi waktu, biaya, dan kegiatan produksi dibagian vaksin virus. Berdasarkan uraian masalah yang ada di PT. Bio Farma, maka dibutuhkan penerapan metode Longest Processing Time (LPT) pada PT. Bio Farma. Tujuan penerapan metode Longest Processing Time (LPT) adalah menyusun waktu produksi terlama dahulu sampai yang tercepat sehingga jika ada produksi yang tidak masuk kedalam jadwal maka akan dilakukan lembur sehingga membantu kepala seksi media virus dalam menentukan penjadwalan terbaik. Berdasarkan hasil penelitian dan pengujian dapat disimpulkan bahwa “Sistem Informasi Manajemen Produksi Media Virus di PT. Bio Farma†yang dibangun dapat membantu dan mempermudah kepala seksi media dalam membuat jadwal produksi media virus.