Abstract :
Dinas Pertanian Kabupaten Cianjur terutama pada divisi produksi tanaman dan divisi penjualan tanaman saat ini tidak dapat menyajikan informasi yang jelas bagi pihak manager ketika akan menentukan kebijakan bisnis, karena cara mendapatkan informasi saat hanya melakukan rekapitulasi terhadap seluruh data secara manual dari berbagai jenis dan sumber data yang ada untuk kemudian digunakan sebagai pengambilan keputusan informasi strategis. Selain itu, karena adanya perbedaan format data dari setiap divisi, kemudian masing-masing data tersimpan dalam sistem yang terpisah, data yang digunakan dalam penyajian sebuah informasi belum memiliki struktur data yang sama, sehingga harus ada penyeragaman terlebih dahulu agar tidak mengalami inkonsistensi dan redudansi data dari berbagai sumber data. Hal itu menyebabkan pihak manager kesulitan dalam menganalisis tingkat akurasi data tersebut secara periodik. Data mart adalah sub bagian dari sebuah Data warehouse yang hanya terfokus pada satu atau beberapa divisi saja, yang mana hasil dari data mart merupakan informasi hasil intisari dari sebuah diagram relasi, yakni informasi yang sudah dianalisis, di filter dengan menggunakan Online Analytical Processing (OLAP) berdasarkan keinginan dan kebutuhan dari manager. Hasil informasi yang disajikan berupa pivot grid, dan laporan yang terbentuk bisa dalam bentuk grafik visualisasi data. Pembangunan data mart ini, dapat mempermudah dan membantu pihak manager dalam menentukan kebijakan bisnis serta mendapatkan informasi strategis yang berguna untuk menunjang dalam pengambilan suatu keputusan yang strategis.