Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pembingkaian pemberitaan kasus dugaan korupsi di PT Dirgantara Indonesia yang diberitakan CNN Indonesia dan Tempo. Peneliti membuat pertanyaan penelitian dan menghasilkan empat point dasar : Problem Identification, Diagnose Causes, Moral Judgement, dan juga Treatment Recommendation. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan desain pembingkaian dari Robert Entman. Penelitian ini menunjukan pemberitaan tersebut menjadi realitas baru dalam realita yang terjadi sebenarnya.Hasil penelitian ini untuk CNN Indonesia adalah : 1). Define Problems, 2 mantan Direktur Utama PTDI ditetapkan tersangka kasus korupsi 2). Diagnose Causes, mereka diduga melakukan rapat dan biayanya tidak dapat dipertanggung jawabkan. 3). Moral Judgement, kedua orang tersebut diduga melakukan penjualan fiktif. 4). Treatment Recommendation, KPK telah memblokir uang, dan menetapkan kedua orang tersangka. Untuk Tempo : 1). Define Problem, KPK belum menyatakan status tersangka, juga tidak membantah status tersebut. 2). Diagnose Causes, Budi Santoso selaku mantan Dirut PTDI dipanggil KPK untuk pemeriksaan. 3). Make Moral Judgement, Juru Bicara KPK tidak membantah Budi Santoso adalah tersangka. 4). Treatment Recommendation, kejelasan status tersangka akan diumumkan secara resmi.
Peneliti melakukan wawancara kepada wartawan dari CNN Indonesia dan Tempo, wartawan Pikiran Rakyat, dan pihak PTDI terkait pemberitaan mengenai kasus dugaan korupsi ini. Hasil penelitian ini adalah bagaimana berita yang tayang dari waktu ke waktu merupakan sebuah perkembangan kasus.
Saran bagi CNN adalah untuk menambah diksi lain dalam penulisan judul berita yang terlalu konstan, memberikan pemberitaan postif yang sebanding. Dan untuk Tempo juga dapat memberikan berita positif yang sebanding dan memberikan pemberitaan investigasi dalam kasus yang besar.