Abstract :
Ikan lele (Clarias sp.), adalah sejenis ikan yang hidup di air tawar. Ikan lele termasuk salah satu dari keenam komoditas lainnya yaitu, rumput laut, patin, bandeng, nila, dan kerapu yang akan dipacu pengembangan budidayanya dengan tujuan meningkatkan produksi budidaya pada beberapa tahun kedepan. Akan tetapi meskipun budidaya ikan lele banyak peminatnya bukan berarti tidak memiliki kendala/ masalah yang dihadapi oleh para peternak ikan lele, salah satu kendala/ masalah yang sering terjadi dalam budidaya ikan lele yaitu serangan penyakit. Berdasarkan masalah yang telah dipaparkan untuk menanggulanginya dibutuhkan alat yang dapat memberikan informasi terkait penyakit tersebut, merekomendasikan obat yang dibutuhkan dan memberikan informasi cara perawatan ikan lele. Pembuatan aplikasi chatbot dengan menggunakan pengolahan citra dapat menjadi salah satu upaya untuk membantu peternak ikan lele untuk mengetahui penyakit. Platform yang digunakan dalam penelitian kali ini yaitu aplikasi Line. Ada beberapa tahapan yang dilakukan dalam pengolahan citra yaitu pertama citra dikaburkan menggunakan metode (Gaussian Blur), selanjutnya dikonversi kedalam bentuk HSV, lalu dilakukan deteksi warna yang telah di sesuaikan, setelah itu dilakukan konversi kedalam bentuk (grayscale), lalu dilakukan deteksi tepi menggunakan metode (Canny), dan yang terakhir dilakukan pendeteksian menggunakan metode (HoughTransform). Berdasarkan hasil pengujian didapatkan hasil persentase 68% untuk akurasi pengujian benar dari 31 masukan yang diuji.