Abstract :
Penelitian ini berupaya menggali kepentingan politik dan ideologi komunisme yang dianggap terepresentasi dalam lukisan Hendra Gunawan oleh rezim Orde Baru. Dengan menggunakan metode analisis isi, penelitian ini akan melihat kembali maksud yang berusaha disampaikan Hendra Gunawan dalam l0 lukisan bertema kehidupan rakyat yang berasal dari rentang tahun 1950-1968, suatu fase dimana intervensi partai politik dalam ranah kesenian dicurigai banyak terjadi. Dengan melihat kesesuaian antara pesan yang disampaikan Hendra dalam lukisannya, dengan indikator yang dirancang berdasarkan Prinsip Kesenian 1959 yang banyak memuat kepentingan politik kelompok komunis diranah kebudayaan, dapat dikatakan bahwa lukisan Hendra Gunawan merupakan lukisan yang cukup ideal bagi kepentingan kelompok komunis, dengan memenuhi 4 dari 5 aspek, yaitu aspek ideologis, perjuangan kelas, nilai budaya, dan aspek praktis. Namun tidak terpenuhinya 1 aspek berupa penggambaran kondisi ideal revolusi menghasilkan kemungkinan bahwa idealisme Hendra masih terjaga, satu kemungkinan yang sekaligus menjadi kelemahan dari penelitian ini, selain dari fokus penelitian yang hanya mengangkat 1 tokoh. Terlepas dari hal tersebut upaya pengungkapan fakta tentang Hendra Gunawan sangat penting untuk dilakukan sebab pada masanya Hendra dengan karyanya diakui sebagai salah satu maestro lukis yang dikenal secara luas, maka hilangnya sosok Hendra dari buku-buku sejarah telah menghilangkan salah satu bagian terpenting dari dunia Kesenian Indonesia.