Abstract :
Media sosial terus mengalami perkembangan. Di era modern ini, media sosial bukan lagi sebagai tempat untuk sekedar saling berkomunikasi tetapi juga sebagai tempat berkarya, salah satunya adalah LINE WEBTOON. Media sosial yang diluncurkan oleh Naver Corporation dari Korea Selatan ini menyediakan penerbitan komik secara online. Komik yang ada di LINE WEBTOON tersedia dengan berbagai macam genre dengan alur cerita yang menarik, salah satunya adalah komik Sweet Home karya Kim Carnby dan diilustrasikan oleh Hwang Young-chan. Selain memiliki alur cerita yang menarik, gambar pada komik Sweet Home juga memiliki peran penting dalam penyampaian cerita. Pada Linguistik, hubungan antara visual dan verbal dalam menyampaikan makna disebut multimodalitas. Sehingga penelitian ini memaparkan hubungan antara gambar dan teks pada episode sembilan komik Sweet Home. Metode pada penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif untuk menghasilkan data deskriptif yang berupa ucapan atau tulisan dan perilaku orang-orang yang diamati. Melalui pendekatan A Systemic Functional- Multimodal Discourse Analysis dengan menggunakan teori Halliday sebagai analisis pada verbal dan teori Kress and Van Leeweun sebagai analisis pada visual. Meskipun terdapat perbedaan teori dalam menganalisis verbal dan visual pada komik namun metafungsi yang digunakan akan sama yaitu ideational meaning dan interpersonal meaning. Dari hasil analisis data, ditemukan bahwa episode sembilan komik Sweet Home di LINE WEBTOON terdapat perbedaan proses yang digunakan pada klausa maupun gambar. Dengan ditemukan adanya hubungan visual dan verbal pada episode sembilan komik Sweet Home namun tetap menyampaikan makna yang dapat dipahami oleh pembaca. Penulis menyarankan untuk penulis komik lainnya untuk tetap memperhatikan dan mengetahui hubungan gambar dan alur cerita dengan menggunakan multimodalitas.