Abstract :
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi dan teknik penerjemahan dalam pencarian padanan terjemahan syair lagu. Penerjemahan bukan hanya mengalihkan makna atau pesan dari BSu ke Bsa melalui penggunaan padanan makna yang sempurna. Pada penerjemahan lagu, silabel dalam syair lagu harus dialihkan dengan jumlah yang sama. Hal itu mengakibatkan adanya kesulitan-kesulitan yang diakibatkan oleh perbedaan budaya dan aturan tata bahasa antara BSu dan BSa Hadirnya pernyataan tersebut memunculkan rumusan masalah dalam penelitian ini, yakni strategi dan teknik penerjemahan apa yang digunakan dalam pemerolehan padanan terjemahan syair lagu ‘Reflection’ yang ditayangkan dalam media streaming online Disneyhotstart. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif-komparatif. Hasilnya terdapat 2 (dua) strategi penerjemahan lagu, yaitu strategi penerjemahan rima 90% (sembilan pulih persen), dan strategi penerjemahan interpretasi 10% (sepuluh persen). Kemudian, 4 (empat) teknik penerjemahan diaplikasikan dalam strategi penerjemahan, yaitu: teknik transposisi 37% (tiga puluh tujuh persen), kompresi lingustik 16% (enam belas persen), terjemahan harfiah 6% (enam persen), dan teknik modulasi 24% (dua puluh empat persen). Strategi penerjemahan rima adalah yang paling banyak diaplikasikan, karena dalam proses pengalihan syair lagu Reflection dari BSu ke BSa memerlukan ketaatan silabel. Selain itu teknik transposisi mendukung strategi penerjemahan rima dalam menyesuaikan aturan tata bahasa dalam BSa.