Abstract :
Penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat hubungan stereotip dan ras dalam video game BioShock Infinite. Menganalisis tanda atau makna yang ada di dalam video game BioShock Infinite, yaitu makna denotasi, makna konotasi, dan makna mitos menurut semiotika Roland Barthes. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan semiotika Roland Barthes. Teknik pengumpulan data digunakan dengan cara melakukan observasi langsung, dokumentasi atau screenshot, dan studi pustaka. Objek yang yang dianalisis berupa video game berjuduul BioShock Infinite.Hasil penelitian menujukan makna denotasi dan konotasi berupa tindakan rasisme dalam video game BioShock Infinite. Makna mitos menujukan orang kulit putih Columbia melakukan tindakan rasis dan diskriminatif terhadap orang kulit hitam, orang yahudi, dan juga orang kulit putih irlandia. Orang kulit putih Columbia melakukan ini karena mereka merasa “ras paling unggul†atas ras lain.Kesimpulan penelitian memeprlihatkan orang kulit putih Columbia melakukan rasisme didasarkan pada stereotip negatif dari ras yang ditargetkan yang kemudian menghasilkan tindakan diskriminatif dan merasa unggul atas orang kulit hitam, orang yahudi, dan juga orang kulit putih irlandia. Saran peneliti menyarankan kepada peneliti selanjutnya yang ingin melakukan penelitian dengan objek atau masalah yang sama untuk mengkajinya secara lebih lengkap. Peneliti selanjutnya diharapkan dapat menganalisis rasisme dari perspektif lain, seperti dari sudut pandang psikologis.