Abstract :
Berkembangnya teknologi khususnya dalam industri kerajinan kayu, pada saat ini perkembangan teknik pertukangan kayu berharap menghasilkan produk produk yang berkualitas. Permasalahan yang dialami pada salahsatu perusahaan kerajinan kayu di Bandung yaitu alat-alat pendukung untuk memproduksi kerajinan kerajinan ukir kayu yang masih menggunakan alat-alat yang bersifat manual dan tidak dibekali dengan teknologi moderen yang bisa menyulitkan terhadap pekerja untuk proses pemotongan dan pengukiran pada media yang akan di ukir. Maka dari itu perancangan mesin gergaji ukir dibuat dengan mengembangkan produk yang sudah ada dan memodifikasi alat tersebut sedemikian rupa agar dapat memenuhi kebutuhan yang diinginkan agar mempermudah pekerjaan mengukir kayu.
Metode yang digunakan untuk perancangan ini yaitu metode perancangan sistematik yang dapat membatu penyelesaian masalah yang ada dalam perancangan mesin gergaji ukir, yang dimana tahap perancangan dimulai dengan mengidentifikasi kebutuhan pelanggan lalu menetukan spesifikasi target rancangan, kemudian spesifikasi sudah terpenuhi dilajut untuk menentukan konsep dan konsep manakah yang terpilih untuk dilakukan proses perancangan. Penggunaan evaluasi Pugh, berdasarkan dengan kriteria yang telah ditetapkan dalam konsep maka konsep yang terpilih yaitu dengan konsep energi yang digunakan yaitu listrik, penggerak penggeraknya menggunakan motor DC, pengaturan naik turun alas potong menggunakan teknik manual, pengaturan kemiringan alas potong menggunakan teknik manual dan kontroler mesin menggunakan foot pedal.