Abstract :
Kualitas merupakan kesesuaian untuk penggunaan (fitness for use), bahwa suatu produk atau jasa ini berarti hendaklah sesuai dengan apa yang diperlukan atau diharapkan oleh pengguna. Setiap perusahaan pasti selalu berusaha untuk menghasilkan produk yang baik dan berkualitas, sehingga untuk mencapai keinginan tersebut perusahaan harus melakukan proses quality control untuk mengetahui ketidaksesuaian yang terjadi dan kelayakan produk untuk dipasarkan. Proses quality control PT. X dilakukan pada Standar berat dan kualitas pada Rotor yang akan dipacking dengan cara menimbang satu persatu Rotor. Pada proses pemeriksaan terhadap Rotor, kriteria ketidaksesuaian apabila terdapat berat Rotor kurang dari 4 gr. Selain itu ada beberapa ketidaksesuaian yang berkaiatan dengan fisik dari Rotor. Berdasarkan permasalahan ini, metode yang digunakan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kualitas Rotor adalah Root Cause Analysis. Berdasarkan hasil pemeriksaan terdapat beberapa rotor No good diantaranya magnet peel off, magnet broken, shaft deneted, dan magnet scratch. Pada hasil five why’s analysis menunjukan bahwa penyebab terjadinya cacat pada produk rotor sudah terstruktur secara baik. Sedangkan hasil dari Cause and Effect Charts menunjukan faktor dari penyebab cacat dari produk rotor meliputi manusia, metode, material dan mesin. Dari 4 jenis cacat yang dianalisa jenis cacat magnet peel off yang sering terjadi adanya kurang konsentrasi dalam bekerja dan tidak mengikuti Standar Operasional Prosedur. Hasil analisis yang didapat maka bahwa diperlukanya pengawasan oleh leader line agar pekerja mengetahui pentingnya mengikuti Standar Operasional Prosedur dari perusahaan.