DETAIL DOCUMENT
Peningkatan Kualitas Pada Produk Bordir Untuk Mengurangi Jumlah Defect Dengan Menggunakan Siklus Pdca (Plan, Do, Check Dan Action) Di CV. Hegar Jaya
Total View This Week0
Institusion
Universitas Komputer Indonesia
Author
Nagara, Rinaldi Abdi
Subject
650_Management & Auxiliary Services. 
Datestamp
2022-02-11 07:57:28 
Abstract :
Cv. Hegar Jaya merupakan produsen yang bergerak di bidang jasa Bordir dan Digital Printing. Hasil produksi yang dihasilkan oleh Cv. Hegar Jaya diantaranya; untuk produk bordir produk nya adalah bordir kemeja, bordir tas, bordir logo, bordir baju polo, sedangkan untuk digital printing produk yang dihasilkan adalah spanduk, stiker. Objek yang dijadikan penelitian adalah pada jasa bordir. Kualitas adalah cara untuk menentukan apakah produk tersebut memenuhi standar atau tidak. Kualitas pada suatu perusahaan sangatlah penting karena harus dipertimbangkan dalam persaingan pasar untuk kepuasan konsumen. Kualitas dapat dikatakan baik jika memiliki prosedur dan pengendalian yang efektif pada berbagai tahapan produksi, peningkatan kualitas akan mengurangi pemborosan dan meningkatkan produksi dan keuntungan perusahaan. Jika perusahaan melakukan suatu hal yang tidak sesuai dengan harapan pelanggan berarti perusahaan tersebut tidak memberikan kualitas yang baik dengan sebaliknya untuk memecahkan masalah perusahaan harus menyediakan alat-alat yang cocok guna mempertahankan kualitas, maka kualitas dapat disempurnakan.Berdasarkan data hasil produksi bulan januari samapi mei 2021 produk yang dihasilkan mengalami defect sebesar 4%, jenis defect yang terjadi diantaranta tulisan bordir salah, tulisan bordir tidak jelas dan bordiran bolong yang disebabkan oleh beberapa faktor sehingga waktu proses produksi yang dibutuhkan semakin lama dan terjadi kerugian. Meningkatnya permintaan konsumen mengharuskan perusahaan ini menjaga standar produksinya yang baik untuk menjaga kepuasan konsumen. Peneliti menggunakan siklus PDCA untuk memecahkan masalah dengan beberapa tahapan yaitu, plan (perencanaan), do (pelaksanaan), check (pemeriksaan), action (standarisasi) dengan didukung oleh alat pemecah masalah seperti diagram histogram, diagram pareto, diagram sebab akibat serta identifikasi dengan metode 5W + 1H untuk selanjutnya diusulkan perbaikan dan diimplementasikan selama bulan Juni sampai bulan Agustus. Hasil pengamatan didapatkan bahwa hasil data selama periode januari-mei mengalami defect sebesar 4%. Pada bulan juni-agustus dilakukan upaya perbaikan dengan siklus PDCA. Hasil dari perbaikan ini memberikan perbaikan kualitas produk bordir sehingga defect berkurang dari 4% menjadi 1%. Kata kunci: PDCA, Kualitas 
Institution Info

Universitas Komputer Indonesia