DETAIL DOCUMENT
Analisis Pengaruh Bakat, Motivasi Dan Program Manajemen Konstruksi Terhadap Peningkatan Construction Labor Productivity
Total View This Week0
Institusion
Universitas Komputer Indonesia
Author
Fatuloh, Irvan
Subject
650_Management & Auxiliary Services. 
Datestamp
2022-02-12 03:45:29 
Abstract :
Kesuksesan bisnis konstruksi dipengaruhi oleh tenaga kerja. Sebesar 30% - 50% dari total biaya konstruksi adalah biaya tenaga kerja (Mario, 2021). Dengan mempekerjakan tenaga kerja yang terampil akan mengoptimalkan benefit yang diinginkan. Untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja, dapat diupayakan berdasarkan faktor – faktor yang memiliki pengaruh terhadap produktivitas pekerja. Analisis berdasarkan faktor bakat, motivasi dan program manajemen konstruksi terhadap peningkatan Construction Labor Productivity. Penelitian dilakukan pada Proyek Pembangunan Gedung FPTK Universitas Pendidikan Indonesia terhadap pekerja pemasangan hebel dan keramik. Untuk mengetahui produktivitasnya, dilakukan pengamatan dilapangan untuk melihat faktor utilitas pekerja, serta memberikan kuisioner untuk pekerja dan melakukan wawancara bersama pihak manajemen proyek terkait bakat, motivasi dan program manajemen kosnstruksi. Data lapangan kemudian diolah dengan program SPSS versi 25 menggunakan metode analisis regresi linear berganda untuk melihat pengaruh ketiga faktor penelitian terhadap peningkatan produktivitas. Hasil analisis menunjukan bahwa ketiga faktor memiliki pengaruh secara simultan terhadap produktivitas dengan nilai f hitung = 8.831 > f tabel = 3.41 dengan signifikansi sebesar 0.002 < 0.05 serta diprediksi memberikan pengaruh secara simultan sebesar 67.1%. Sedangkan secara parsial, hanya motivasi yang memiliki pengaruh signifikan terhadap produktivitas pekerja dengan nilai t hitung = 2.834 > t tabel = 2.145 dan dengan nilai signifikansi sebesar 0.014 < 0.05. Besarnya pengaruh motivasi dilandasi oleh terpenuhinya kebutuhan – kebutuhan dasar para pekerja sesuai dengan teori hierarki kebutuhan Abraham Maslow. Berdasarkan teori Maslow tersebut, pengukuran dilakukan dengan tinjauan berdasarkan kebutuhan fisiologis, kebutuhan rasa aman, kebutuhan sosial, kebutuhan harga diri dan kebutuhan aktualisasi diri. 
Institution Info

Universitas Komputer Indonesia