Abstract :
Ruas Jalan Cikutra merupakan tempat perdagangan dan perbelanjaan seperti pasar dan pertokoan. Hal ini dapat menyebabkan kinerja ruas jalan menjadi tidak stabil, dalam artian banyak terdapat hambatan samping pada ruas jalan tersebut. Oleh karena itu, pada ruas Jalan Cikutra perlu dilakukan tinjauan pengaruh hambatan samping terhadap kinerja ruas jalan. Metode yang digunakan yaitu Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2014 dan Software PTV Vissim. Berdasarkan hasil perhitungan PKJI 2014, volume lalu lintas dengan intensitas tertinggi berada pada hari Minggu dengan total 5032,50 skr/jam. Nilai hambatan samping sebesar 9960,6 skr/jam dengan kategori Sangat Tinggi (ST). Nilai kapasitas ruas jalan sebesar 2413,38 skr/jam. Nilai Kecepatan tempuh sebesar 18,19 km/jam untuk jalur dari arah PH. H Mustofa, sedangkan dari arah Ahmad Yani sebesar 18,69 km/jam. Derajat Kejenuhan (DJ) pada ruas Jalan Cikutra terbesar berada pada hari Minggu, 27 Juni 2021 sebesar 1,04 skr/jam dengan kategori “Fâ€. Pengaruh hambatan samping terhadap kinerja ruas jalan terbesar berada pada hari Minggu untuk kriteria Kendaraan Berhenti sebesar 59,34%. Berdasarkan hasil evaluasi simulasi software PTV Vissim nilai indeks Tingkat Pelayanan Jalan berada pada kategori “Dâ€.