DETAIL DOCUMENT
Analisis Hambatan Samping AkibatAktivitas Perdagangan Tradisional Menggunakan Metode Pkji 2014, Pmhub – 14 Tahun 2006, Dan PT Vissim
Total View This Week0
Institusion
Universitas Komputer Indonesia
Author
Aji, Khani Rintiko
Subject
650_Management & Auxiliary Services. 
Datestamp
2022-02-12 04:51:12 
Abstract :
Pasar Simpang Dago merupakan pasar tradisional yang berada di ruas jalan Ir. H. Juanda dan ruas jalan Tubagus Ismail Raya. Aktivitas pasar ini menyebabkan hambatan samping karena adanya pedagang kaki lima yang bertransaksi dengan pembeli pada ruas jalan tersebut, yang akhirnya menurunkan nilai tingkat pelayanan pada jalan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja ruas jalan Ir. H. Juanda dan ruas jalan Tubagus Ismail Raya, Kota Bandung akibat aktivitas perdagangan tradisional (pasar). Metode yang digunakan adalah PKJI 2014, PMHUB – 14 Tahun 2006 dan PTV Vissim. Hasil penelitian menunjukkan, untuk jalan Ir. H. Juanda, volume lalu lintas tertinggi pada hari minggu sebesar 3226,75 skr/jam, hambatan samping sangat tinggi (ST) sebesar 1.226.9 skr/jam dengan nilai derajat kejenuhan (Dj) sebesar 0,133 pada hari minggu, jalan Tubagus Ismail Raya menuju Sadang Serang sebesar 1.075,65 skr/jam dengan hambatan tinggi (T) sebesar 825,6 skr/jam dengan nilai derajat kejenuhan (Dj) sebesar 0,064 pada hari senin, dan jalan Tubagus Ismail Raya menuju Ir. H. Juanda sebesar 928,75 skr/jam dengan hambatan samping tinggi (T) sebesar 774 skr/jam dengan nilai derajat kejenuhan (Dj) sebesar 0,054 pada hari minggu. Tingkat Pelayanan Jalan Ir. H. Juanda dan Jalan Tubagus Ismail Raya termasuk kategori A. 
Institution Info

Universitas Komputer Indonesia