Institusion
Universitas Komputer Indonesia
Author
Pasundagara, Rangga Sukma
Subject
620_Engineering & Allied Operations.
Datestamp
2022-02-17 08:34:15
Abstract :
Kota Bandung merupakan salah satu kota terpadat di Indonesia. Cepatnya pertumbuhan penduduk berpengaruh terhadap berbagai sektor termasuk di dalamnya adalah transportasi. Akibat dari pertumbuhan transportasi yang pesat itu mengakibatkan beberapa masalah salah satunya adalah masalah kebisingan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kebisingan dan hubungan antara tingkat kebisingan dengan volume kendaraan yang melintas dengan metode analisa regresi. Penelitian ini dilakukan di Jalan Ibrahim Adjie Bandung pada kondisi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), yang diberlakukan oleh pemerintah guna mengurangi penyebaran virus Covid-19.
Pengukuran tingkat kebisingan menggunakan alat Sound Level Meter berdasarkan Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor: KEP-48 MENLH/11/1996. Hasil penelitian kebisingan ini menunjukan bahwa tingkat kebisingan di jalan Ibrahim Adjie Bandung sudah melebihi ambang baku mutu yang hanya diperbolehkan sebesar 55 dB hingga 70 dB. Tingkat kebisingan tertinggi berada pada pukul 17.00-18.00 di hari kerja yakni 79.07 dB, dengan total kendaraan yang melintas sebesar 6531 kend/jam. Tingkat kebisingan terendah berada pada pukul 06.00-07.00 di hari libur yaitu 72.79 dB, dengan total kendaraan yang melintas sebesar 4895 kend/jam. Pengaruh jenis kendaraan terhadap tingkat kebisingan dapat dilihat dengan persamaan regresi = 49.273 + 0.05 X1 + 0.04 X2 – 0.03 X3 dengan nilai korelasi (R) yaitu 0.915, dapat diartikan bahwa hubungan antara jumlah kendaraan dengan tingkat kebisingan memiliki hubungan yang kuat