Abstract :
Pemanfaatan Teknologi Informasi (TI) untuk mendukung organisasi dalam merespon tekanan bisnis dan mencapai tujuannya sudah dianggap sebagai suatu keharusan oleh setiap organisasi. Kinerja TI yang baik seharusnya dapat meningkatkan kinerja suatu organisasi sehingga sasaran dan tujuannya dapat tercapai. CV. Adiwarna Tunggal Jaya merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang distribusi barang keperluan sehari – hari. Produk yang didistribusikan antara lain tisu, popok, sabun, dll. CV. Adiwarna Tunggal Jaya mulai memandang investasi TI sebagai investasi yang strategis. Pihak manajemen juga ingin mengetahui dan memastikan apakah inisiatif-inisiatif TI yang sudah, sedang atau akan dilaksanakan sudah sesuai dengan strategi organisasi, karena sebelumnya belum pernah dilakukan pengukuran keselarasan TI dan bisnis. Penelitian ini akan membahas tentang pengukuran tingkat kematangan keselarasan (Maturity) antara Strategi TI dengan Bisnis menggunakan model yang di kembangkan oleh luftman yaitu Strategic Alignment Maturity Model (SAMM) sehingga dapat membantu CV. Adiwarna Tunggal Jaya mengetahui posisinya dalam tingkat kematangan keselarasan SAMM serta dapat melakukan perbaikan untuk meningkatkan kematangan sampai pada tingkat yang diharapkan. Tingkat kematangan keselarasan yang terdapat di CV. Adiwarna Tunggal Jaya adalah pada level 2 dengan skor 2,14. Strategi yang dibuat agar kematangan bisa naik menjadi level 3. Kebijakan yang dibuat berjumlah 27 poin.