DETAIL DOCUMENT
Pengaruh Konsepsi Tri Mandala Terhadap Pola Ruang Dan Aktivitas Masyarakat Desa Adat Penglipuran, Bangli
Total View This Week0
Institusion
Universitas Komputer Indonesia
Author
Dewi, Reandini Syu’ara
Subject
740_Drawing & Decorative Arts. 
Datestamp
2022-04-01 06:45:39 
Abstract :
Desa Adat Penglipuran merupakan salah satu desa Bali Mula yang masih memelihara tradisi dan nilai-nilai tradisional masyarakat Bali. Tata ruang masyarakat Desa Adat Penglipuran merupakan simbol sakralisasi adat dan tradisi yang telah bertahan ratusan mungkin ribuan tahun, memiliki peran dan fungsi yang sangat strategis dalam menjaga harmonisasi lingkungan. Konsep ruang Tri Mandala merupakan ungkapan tiga tata nilai wilayah ruang, yang terdiri dari: utama mandala merupakan parahyangan atau tempat suci, madya mandala berupa pekarangan yang meliputi bangunan tempat tinggal dan natah, sedangkan nista mandala berupa halaman belakang rumah (teba) dan halaman depan rumah (telajakan). Struktur tata ruang Tri Mandala ini berpedoman pada orientasi gunung-laut (kaja-kelod) dan orientasi terbit-terbenamnya matahari (kangin-kauh). Penelitian berkaitan dengan konsepsi tri mandala yang terdapat pada Desa Adat Penglipuran, yang bertujuan atau difokuskan pada mencari nilai-nilai spiritual dan simbolik yang terdapat pada Desa Adat Penglipuran berdasarkan konsep tri mandala, mengkaji ekologi dan topologi kawasan Desa Adat Penglipuran berdasarkan konsepsi tri mandala, serta mengamati aktivitas praktis harian yang bersifat profan dari warga Desa Adat Penglipuran. Metode penelitian yang akan digunakan pada penelitian ini adalah berupa metode wawancara dan observasi, serta sumber data yang didapat dari literatur. 
Institution Info

Universitas Komputer Indonesia