Abstract :
Penelitian ini betujuan untuk menganalisis apakah kebijakan terminal parkir elektronik (TPE) yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Bandung berhasil atau gagal. Kota Bandung memiliki potensi..peningkatan retribusi parkir yang sangat tinggi, namun dengan sistem manual terdapat kebocoran retribusi parkir hingga belasan miliar rupiah setiap tahunnya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Pemerintah Kota Bandung menerapkan.kebijakan TPE di 57 ruas jalan yang dikelola oleh Dinas Perhubungan Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam analisis ini adalah pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah studi pustaka, observasi, dan wawancara.mendalam kepada pihak Dinas Perhubungan Kota Bandung. Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja output dan kinerja outcome kebijakan terminal parkir elektronik di Kota Bandung..belum optimal. Hal tersebut ditunjukkan dengan belum tercapainya target capaian..retribusi parkir. Meskipun begitu, terjadi peningkatan retribusi parkir yang merupakan sebuah dampak positif. Faktor utama yang sangat memengaruhi berhasil tidaknya kebijakan in. .adalah kesadaran msyarakat dalam mendukung kebijakan pemerintah. Kinrja kebijakan ini harus..ditingkatkan untuk memaksimalkan potensi peningkatan retribusi parkir, meminimalkan retribusi parkir liar dan menjaga ketertiban administrasi perparkiran.