Abstract :
Penelitian dilatarbelakangi oleh terciptanya aplikasi Tanggap Karawang (TANGKAR) yang dikelola oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karawang yang merupakan layanan aspirasi dan pengaduan online masyarakat Karawang berbasis Android, Web, SMS Gateway dan Media sosial yang dijalankan dengan prinsip mudah, terpadu, dan tuntas.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teori George C.Edwars III yang di dalamnya terdapat empat variabel implementasi kebijakan, yaitu: komunikasi, sumberdaya, disposisi dan struktur birokrasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini melalui studi pustaka, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik penentuan informan kepada masyarakat pengguna aplikasi TANGKAR adalah teknik accidental. Hasil penelitian menjelaskan bahwa variable komunikasi menunjukkan bahwa sosialisai yang dilakukan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karawang kepada masyarakat sudah dilaksanakan namun belum begitu merata, variable sumber daya menunjukkan bahwa belum maksimal, dapat dilihat dari admin/operator yang bertugas belum maksimal dalam menanggapi laporan yang masuk, dan belum tersedianya fasilitas penunjang yang lengkap dalam mengelola aplikasi TANGKAR, variable disposisi menunjukkan bahwa Dinas Komunikasi dan Informatika kurang memberikan informasi mengenai Standar Operasional Prosedur (SOP) aplikasi TANGKAR, variable struktur birokrasi menunjukkan bahwa Dinas Komunikasi dan Informatika menjadi pengawas dalam pelaksaan aplikasi TANGKAR dimana pengawasan tersebut dilakukan untuk melihat dan memperhatikan para admin atau operator dalam menjalankan aplikasi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat